Eh bentar, emang bener nggak sih cara mikir kayak gitu?
Segala puji bagi Allah SWT. Dzat yang telah menciptakan segala sesuatu dengan takdir dan ketentuan-Nya. Shalawat serta salam tercurah kepada Nabi Muhammad saw. yang telah memberikan tuntunan hidup kepada kita, termasuk dalam memahami hakikat takdir.
Apa Itu Takdir?
Hari ini kita akan bahas sesuatu yang sering disalahpahami, yaitu TAKDIR. Ya, satu kata, tapi bisa bikin orang semangat atau malah jadi alasan buat menyerah. Takdir adalah ketetapan Allah terhadap segala sesuatu yang akan terjadi. Segala kejadian dalam hidup ini sudah tertulis di Lauhul Mahfudz.
Allah berfirman: "Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut takdir. (QS. Al-Qamar: 49)
Salah Paham Tentang Takdir
Takdir, memang ketentuan Allah. Tapi, bukan berarti kita bisa duduk tenang dan bilang: "Kalau Allah mau, pasti terjadi kok."
Misalnya ada orang yang males belajar, terus pas ujian nilainya jelek. Eh, dia bilang: "Yah, emang udah takdir gue bodoh." Wah, ini sih bukan pasrah, tapi ngeles aja! Takdir di sini cuman dijadikan kambing hitam!
Nabi Muhammad saw. pernah bersabda: "Beramallah kalian, karena setiap orang akan dimudahkan sesuai dengan takdirnya." (HR. Muslim). Artinya, kita ini tetap disuruh berusaha. Takdir itu bukan alasan untuk berhenti, tapi motivasi untuk terus jalan. Karena kita nggak pernah tahu hasilnya, tapi Allah suruh kita bergerak.
Yang lebih bahaya lagi, ada orang yang pakai takdir buat jadi pembenaran dosa. "Kalau saya maksiat, ya mungkin udah ditakdirkannya begitu." Eh eh eh, jangan begitu. Kita ini punya pilihan. Allah sudah memberikan kita akal, hati, dan kehendak. Kalau dosa, ya itu salah kita, bukan salah takdir!
Justru takdir itu ngajarin kita untuk bersabar ketika gagal dan bersyukur kalau berhasil. Tapi yang pasti, kita harus tetap memaksimalkan ikhtiar kita. Lalu hasilnya, kita serahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa. Karena hasil dari ikhtiar kita adalah hak prerogatif Allah.
Jadi, jangan salah paham soal takdir. Jangan pakai takdir untuk menyalahkan keadaan. Tapi justru, jadikanlah takdir sebagai penguat untuk terus berjalan.
Semoga Allah SWT. memberi kita rezeki yang melimpah, menjadikan kita hamba yang semangat dalam beramal, yang selalu bersyukur dalam kebahagiaan, dan sabar dalam setiap ujian. Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin
Wallahua'lam bishawab
