4 Golongan Manusia yang Tidak Akan Rugi


Waktu adalah modal utama manusia. Namun kita cenderung membuang waktu hingga tanpa sadar kehilangan peluang melakukan hal yang baik. Sesungguhnya manusia selalu berada dalam kerugian, karena selalu mengutamakan hal yang diinginkannya saat ini, dan justru tidak memprioritaskan hal yang penting baginya di masa depan. Lantas bagaimanakah kita menjadi manusia yang tidak merugi?

Manusia benar-benar berada dalam kerugian. Baik itu rugi di dunia dengan tidak mendapatkan kenikmatan ataupun rugi di akhirat yaitu dimasukkan ke dalam api neraka. Allah swt. berfirman dalam surat Al-'Ashr bahwa kerugian pasti dialami oleh semua manusia. Kecuali 4 golongan ini:

1. Orang yang Beriman Kepada Allah

Iman dimaknai sebagai keyakinan bahwa manusia hidup di dunia karena kehendak Allah SWT. Iman yang benar harus dibuktikan dengan amal saleh, yang dilakukan dengan mengetahui ilmunya, niat ikhlas, dan sesuai dengan petunjuk Al-Qur'an dan Hadits.

2. Orang yang Beramal Saleh

Amal saleh adalah perbuatan baik yang mendekatkan diri kepada Allah SWT., sesuai dengan syariat, dan dilandasi dengan keikhlasan. Amal saleh juga termasuk mengamalkan segala hal yang diperintahkan oleh Allah SWT. dan disunahkan oleh Nabi Muhammad saw. Karena sesungguhnya perbuatan manusia sendirilah yang menjerumuskan dirinya ke dalam dosa dan kerugian, kecuali orang yang ber-amar ma'ruf nahi munkar dan bersedekah membantu sesama.

3. Orang yang Saling Mengingatkan Dalam Kebenaran

Mereka adalah orang yang saling nasehat menasehati dalam kebaikan, berpegang teguh pada agama Allah, serta slelau mengikuti petunjuk Al-Quran dan Sunnah.

4. Orang yang Saling Mengingatkan Tentang Kesabaran

Orang yang tidak merugi adalah mereka yang selalu mengingatkan tentang kesabaran dan berusaha untuk tidak berbuat maksiat. Sabar dalam berdakwah dan sabar dalam taat kepada Allah SWT. Karena sabar sangat berat dilakukan. Pada dasarnya manusia tidak tahan dengan cobaan, penderitaan, dan kesusahan.

Itulah 4 golongan orang yang tidak akan merugi. Dan semoga Allah SWT. memasukan kita ke dalam golongan orang-orang tersebut. Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin. Wallahua'lam bishawab

Sumber: 

  1. https://www.detik.com/
  2. https://muslim.or.id/
  3. https://perpustakaan.uad.ac.id/